JAKARTA — Pengurus Besar Inisiator Perjuangan Ide Rakyat (PB INSPIRA) menyampaikan apresiasi atas penunjukan Brigadir Jenderal Polisi Komarudin sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Organisasi ini menilai bahwa amanah strategis yang dipercayakan kepada perwira tinggi kelahiran 2 Juni 1975 tersebut merupakan buah dari pengabdian panjangnya selama 29 tahun di tubuh Korps Bhayangkara.
Ketua Umum PB INSPIRA, Rizqi Fathul Hakim, menegaskan bahwa penunjukan Brigjen Pol Komarudin bukan sekadar rotasi jabatan biasa, melainkan sebuah keputusan yang sangat tepat dan strategis. “Kami menilai penunjukkan Brigjen Pol Komarudin sebagai Dirregident Korlantas Polri sangat tepat. Pengalaman panjang dan integritas beliau yang tak diragukan lagi menjadi jaminan bahwa direktorat ini akan berada di tangan yang kompeten,” ujar Rizqi dalam keterangannya di Jakarta (22/7/2026).
Pernyataan tersebut merujuk pada rekam jejak solid Brigjen Komarudin, yang dilantik langsung oleh Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Wibowo, dalam sebuah seremoni di NTMC Korlantas Polri pada Senin (6/7/2026). Momen serah terima jabatan ini sekaligus menandai babak baru perjalanan karier alumni Akademi Kepolisian 1997 itu, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi (Karo Wabprof) Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.
Jauh sebelum mengemban tugas di Divpropam, Brigjen Komarudin mencatatkan kinerja cemerlang sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya. Di bawah kepemimpinannya, angka kecelakaan lalu lintas di Ibu Kota berhasil ditekan secara signifikan. Berdasarkan konfirmasi yang diperoleh, terjadi penurunan di bawah 10 persen, baik dari sisi kuantitas kejadian maupun tingkat fatalitas korban, jika dibandingkan dengan data periode sebelumnya.
Keberhasilan menekan angka kecelakaan itu tidak lepas dari masifnya pendekatan preventif yang digalakkan. Pada awal tahun 2026, Komarudin memimpin langsung Operasi Keselamatan Jaya yang berlangsung selama 14 hari. Sebanyak 2.939 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dikerahkan untuk menyasar pelanggaran krusial, seperti melawan arus, penggunaan knalpot bising, hingga pemalsuan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).
Tidak hanya unggul dalam pendekatan preventif, kepemimpinan Komarudin juga ditandai dengan gebrakan di bidang penegakan hukum digital. Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya kala itu mengintensifkan operasi penindakan berbasis teknologi handheld di titik-titik strategis Jabodetabek. Dalam satu operasi, ratusan pelanggaran berhasil terekam dan divalidasi untuk diproses lebih lanjut, yang ia sebut sebagai wujud komitmen menghadirkan penegakan hukum yang lebih transparan dan profesional.
Inovasi digital tersebut selaras dengan program revitalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang menjadi program prioritas Korlantas Polri. Di bawah arahan Komarudin, Ditlantas Polda Metro Jaya menjelma menjadi motor pengintegrasian kamera ETLE, menargetkan perluasan cakupan pengawasan digital secara signifikan di seluruh penjuru Ibu Kota. Langkah ini memodernisasi wajah penegakan hukum lalu lintas di Indonesia.
Rizqi Fathul Hakim kembali menyoroti dampak strategis dari kepemimpinan Brigjen Komarudin semasa bertugas di Jakarta. Ia menilai keberhasilan tersebut memiliki dimensi yang lebih luas, tidak hanya bagi warga Ibu Kota. “Jakarta adalah wajah Indonesia. Keberhasilan beliau dalam menciptakan stabilitas, keamanan, pelayanan dan kenyamanan lalu lintas meningkatkan citra positif serta profesionalitas institusi Polri,” tegas Rizqi.
Keluarga besar Ditlantas Polda Metro Jaya pun telah menyampaikan ucapan selamat secara resmi atas amanah baru tersebut. Dalam pernyataan tertulisnya, TMC Polda Metro Jaya mendoakan agar kepemimpinan yang lahir dari pengabdian panjang ini terus menghadirkan integritas, ketegasan, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat luas.
Perjalanan karier Brigjen Pol Komarudin terbilang moncer dan sarat pengalaman di lapangan. Sebelum menjabat sebagai Dirlantas Polda Metro Jaya pada tahun 2025, ia merupakan Dirlantas Polda Jawa Timur pada tahun 2023. Sejumlah posisi strategis juga pernah diembannya, antara lain Kapolres Metro Jakarta Pusat (2022), Kapolres Metro Tangerang Kota (2021), Kapolresta Pontianak (2019), hingga Analis Kebijakan Madya bidang Gakkum Korlantas Polri.
Dengan pengabdian yang menginjak 29 tahun, Brigjen Pol Komarudin diharapkan mampu membawa terobosan dan inovasi besar di tubuh Korlantas, khususnya dalam memperkuat sistem registrasi dan identifikasi kendaraan maupun pengemudi yang modern dan akuntabel. Rekam jejak integritas serta berbagai capaian membanggakan yang telah ia torehkan sepanjang kariernya menjadi fondasi kokoh untuk menjalankan amanah baru sebagai salah satu pengawal utama profesionalisme institusi Bhayangkara di bidang lalu lintas.
