Rekam Jejak Cemerlang dan Berintegritas, Founder IMPACT Nilai Brigjen Komarudin Berhasil Tekan Angka Kecelakaan di Jakarta

JAKARTA – Badan Koordinasi (Badko) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jabodetabeka-Banten memberikan apresiasi atas penunjukkan Brigadir Jenderal Polisi Komarudin sebagai Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri. Organisasi Mahasiswa Islam terbesar ini menilai bahwa amanah strategis yang dipercayakan kepada perwira tinggi kelahiran 2 Juni 1975 tersebut merupakan buah dari pengabdian panjangnya selama 29 tahun di tubuh Korps Bhayangkara.

Ketua Badko HMI Jabodetabeka-Banten Bidang Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Rizky Darmawan menyatakan bahwa penunjukkan Brigjen Pol Komarudin merupakan pilihan yang sangat tepat. Menurutnya, rekam jejak serta kinerja cemerlang Komarudin selama bertugas di Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya menjadi bukti kapabilitas yang tidak perlu diragukan lagi. “Kami melihat sosok beliau adalah pekerja keras yang sarat akan prestasi. Penempatan beliau di Dirregident adalah langkah strategis untuk memperkuat sistem administrasi kendaraan bermotor nasional,” ujar Rizky dalam keterangannya, Rabu (3/9/2026).

Rizky menambahkan, Badko HMI melihat adanya urgensi modernisasi di tubuh Korlantas, khususnya dalam hal registrasi dan identifikasi. “Kami berharap di bawah kepemimpinan Brigjen Komarudin, pelayanan publik terkait penerbitan surat-surat kendaraan bisa semakin transparan, cepat, dan bebas dari praktik-praktik yang mencederai kepercayaan masyarakat. Ini adalah PR besar dan kami yakin beliau mampu menuntaskannya,” tegasnya.

Pernyataan dukungan tersebut merujuk pada rekam jejak solid Brigjen Komarudin, yang dilantik langsung oleh Kepala Korlantas Polri, Irjen Pol Wibowo, dalam sebuah seremoni di NTMC Korlantas Polri pada Senin (6/7/2026). Momen serah terima jabatan ini sekaligus menandai babak baru perjalanan karier alumni Akademi Kepolisian 1997 itu, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Biro Pengawasan dan Pembinaan Profesi (Karo Wabprof) Divisi Profesi dan Pengamanan (Divpropam) Polri.

Senada dengan Rizky, Founder Institute of Monitoring and Policy Analytics Country (IMPACT), Rizqi Fathul Hakim menyampaikan pandangannya terkait integritas sang jenderal. Ia menilai Brigjen Pol Komarudin merupakan sosok yang berintegritas dan profesional dalam mengemban amanahnya. “Rekam jejak beliau menunjukkan komitmen yang kuat dalam mengemban berbagai posisi strategis. Ini modal penting untuk memimpin Dirregident yang membutuhkan akurasi dan akuntabilitas tinggi,” ujar Rizqi.

Rizqi menekankan bahwa tantangan Dirregident ke depan adalah memastikan validitas data kendaraan dan pengemudi yang menjadi hulu dari sistem keamanan lalu lintas. “Kita tahu data registrasi ini sangat krusial, tidak hanya untuk penegakan hukum tilang elektronik, tetapi juga untuk mendukung program-program keamanan negara. Menempatkan figur yang paham lapangan seperti Komarudin adalah keputusan yang logis,” imbuhnya.

Jauh sebelum mengemban tugas di Divpropam, Brigjen Komarudin mencatatkan kinerja cemerlang sebagai Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya. Di bawah kepemimpinannya, angka kecelakaan lalu lintas di Ibu Kota berhasil ditekan secara signifikan. Berdasarkan konfirmasi yang diperoleh, terjadi penurunan di bawah 10 persen, baik dari sisi kuantitas kejadian maupun tingkat fatalitas korban, jika dibandingkan dengan data periode sebelumnya.

Keberhasilan menekan angka kecelakaan itu tidak lepas dari masifnya pendekatan preventif yang digalakkan. Pada awal tahun 2026, Komarudin memimpin langsung Operasi Keselamatan Jaya yang berlangsung selama 14 hari. Sebanyak 2.939 personel gabungan dari Polda Metro Jaya, TNI, Satpol PP, dan Dinas Perhubungan dikerahkan untuk menyasar pelanggaran krusial, seperti melawan arus, penggunaan knalpot bising, hingga pemalsuan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB).

Tidak hanya unggul dalam pendekatan preventif, kepemimpinan Komarudin juga ditandai dengan gebrakan di bidang penegakan hukum digital. Jajaran Ditlantas Polda Metro Jaya kala itu mengintensifkan operasi penindakan berbasis teknologi handheld di titik-titik strategis Jabodetabek. Dalam satu operasi, ratusan pelanggaran berhasil terekam dan divalidasi untuk diproses lebih lanjut, yang ia sebut sebagai wujud komitmen menghadirkan penegakan hukum yang lebih transparan dan profesional.

Inovasi digital tersebut selaras dengan program revitalisasi Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) yang menjadi program prioritas Korlantas Polri. Di bawah arahan Komarudin, Ditlantas Polda Metro Jaya menjelma menjadi motor pengintegrasian kamera ETLE, menargetkan perluasan cakupan pengawasan digital secara signifikan di seluruh penjuru Ibu Kota. Langkah ini dianggap berhasil memodernisasi wajah penegakan hukum lalu lintas di Indonesia.

Dengan pengabdian yang menginjak 29 tahun, Brigjen Pol Komarudin diharapkan mampu membawa terobosan dan inovasi besar di tubuh Korlantas, khususnya dalam memperkuat sistem registrasi dan identifikasi kendaraan maupun pengemudi yang modern dan akuntabel. Keluarga besar Ditlantas Polda Metro Jaya pun telah menyampaikan ucapan selamat secara resmi atas amanah baru tersebut. Dalam pernyataan tertulisnya, TMC Polda Metro Jaya mendoakan agar kepemimpinan yang lahir dari pengabdian panjang ini terus menghadirkan integritas, ketegasan, dan dedikasi dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat luas.

Exit mobile version