Cerita Para Pelaku UMKM Sukses Tentang Mardani H. Maming, Calon Ketum Hipmi…

Cerita Para Pelaku UMKM Sukses Tentang Mardani H. Maming, Calon Ketum Hipmi…

Wajah Wahyuni tertegun. Dengan terharu, dia menyampaikan terimakasihnya. Di depannya, berdiri sosok muda yang merakyat dan begitu memahami seluk-beluk usaha kecil: Mardani H. Maming.

Selasa, 18 Juni 2019, Mardani H Maming berada di Yogjakarta. Hari itu, Mardani memang dalam rangkaian kegiatan roadshow untuk kampanye pencalonannya dalam pemilihan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi).

Mardani memilih aksi yang nyata. Langsung berkunjung ke daerah-daerah dan bertemu langsung dengan para pengurus BPD Hipmi dan pengusaha. Termasuk pelaku UMKM.

Mardani berada di Yogjakarta dalam rangkaian kegiatan ini ketika menemui Wahyuni, seorang pengrajin kayu dan kertas di daerah Kasongan dan Krebet Pajangan di Kabupaten Bantul.

Dalam pertemuan itu, Mardani bahkan secara spontan memberikan bantuan sebesar Rp 5 juta sebagai tambahan modal usaha. Wahyuni, si pemilik usaha yang mendapat bantuan, tak bisa menutupi rasa gembiranya.

“Alhamdulillah, atas bantuan dari Pak Mardani ini. Saya kagum beliau ini pengusaha yang masih sangat muda dan terbukti sukses membesarkan usahanya di banyak sektor, namun tetap peduli dengan kami-kami ini yang masih skala kecil. Saya mendoakan beliau terpilih menjadi Ketua Umum Hipmi Pusat sehingga bisa makin luas dalam mengembangkan usaha teman-teman UMKM di pelosok tanah air,” kata Wahyuni, haru.

Mardani H. Maming maju dalam pemilihan Ketua Umum Badan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), sebagai calon ketua umum nomor urut 4.

Menariknya, dalam melakukan roadshow ke Yogjakarta, Mardani tidak hanya didampingi oleh Ketum BPD DI Yogyakarta. Mardani juga dikawal rame-rame oleh Ketum BPD Sultra, Ketum BPD Maluku, Ketum BPD Sulteng dan Ketum BPD Kalsel.

Di daerah yang dikunjungi Mardani kali ini, banyak ditemukan para pengusaha muda yang memanfaatkan potensi kerajinan kayu dan kertas.

Dalam kesempatan melihat langsung geliat para UMKM di daerah, Mardani juga berdialog serta menyerap aspirasi mereka, menanyakan kendala-kendala apa saja yang dihadapi serta harapan-harapan mereka untuk bisa dikembangkan lagi, baik dari sisi kapasitas skill dan pengalaman, maupun juga jejaring pemasarannya sehingga diharapkan usaha mereka makin tumbuh dan berkembang.

“Saya ini berangkat dari keluarga yang gemar berusaha. Bahkan sebelum menjadi Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan. Sekarang setelah tidak menjabat lagi, saya akan dedikasikan waktu saya untuk dunia usaha. Saya mengerti betul bagaimana para UMKM itu harus dirangkul, karena mereka ini jumlahnya besar, bergerak di sektor-sektor informal dan melibatkan banyak tenaga kerja. UMKM ini kita tahu memberikan kontribusi penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional, bahkan di saat ekonomi sulit pun, UMKM ini terbukti mampu menopang bangsa ini agar tidak terpuruk. Saya yakin apabila mereka difasilitasi, maka peran dan kontribusi mereka akan semakin terlihat nyata di masyarakat,” kata Mardani.

Dukungan Mengalir

Langkah Mardani H. Maming yang mencalonkan diri sebagai Calon Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia juga mengalir dari para pelaku bisnis di kelompok milineal.

Salah satunya adalah Elvina, pemilik LVNA Bengkel Mode di Kotabaru, Kalsel ini. “Saya mendukung sekali beliau untuk terpilih jadi Ketum Hipmi karena beliau sangat representatif untuk mewakili kami para pelaku pengusaha muda. Semangat beliau dalam membangun daerah melalui gerakan ekonomi kreatif sangat terlihat dan terbukti,” kata Elvina.

Dia juga menyebutkan bahwa kepedulian Mardani sudah terlihat dari beberapa program yang mendukung pengusaha pemula, pengusaha muda, para pelaku UKM dan IKM dengan banyak memberikan peluang dan kesempatan berkembang baik melalui event pameran, tantangan bisnis, hingga pelatihan-pelatihan bisnis.

Elvina sendiri memiliki usaha di bidang fashion, lebih tepatnya usaha menjahit. “Awalnya saya punya 1 asisten yang membantu. Kemudian, waktu itu saya dapat kabar dari teman bahwa beliau, Mardani H. Maming mengadakan tantangan bisnis bagi pengusaha pemula. Saya coba ikut dan Alhamdulillah saya menjadi salah satu pemenangnya, dan kini usaha saya meningkat dengan dibantu 3 asisten,” ujar Elvina gembira.

Kiprah Mardani H. Maming dalam mendukung dan mendorong para pengusaha muda memang sudah banyak mendapat acungan jempol berbagai kalangan.

Mardani yang pernah menjabat sebagai Bupati Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan selama 1,5 periode sejak 2010 hingga Juli 2018, sangat dekat dan peduli dengan anak-anak muda yang memiliki jiwa entrepreneurship.

Mardani juga eksis di social media. Bahkan tahun lalu, Mardani sukses menggelar Proposal Wirausaha, di mana ia menantang anak-anak muda yang memiliki ide bisnis untuk diadu kelayakannya.

Bagi pemenangnya, telah disiapkan hadiah dan juga permodalan awal untuk memulai usaha.

Karena itulah, Elvina berharap kalau Mardani terpilih memimpin Hipmi, makin menggelorakan semangat entrepreneurship dengan memberikan program pengembangan untuk pemuda-pemudi Indonesia, lebih khusus di daerah Kalimantan Selatan.

Tujuannya, agar bisa lebih meningkatkan daya saing pengusaha dan daya kreatifitas dengan kota-kota atau bahkan negara-negara lain. Selanjutnya juga bisa menjangkau para pengusaha muda yang ada di di pelosok-pelosok lainnya, bisa diberi kesempatan untuk berkembang dan maju.

“Bersama Hipmi semoga para pengusaha muda bisa memamerkan dan memasarkan hasil produknya sampai ke kancah internasional,” harap Elvina lagi.

Dukungan juga datang dari Nurul Istiqomah, yang memiliki bisnis kuliner yang ia rintis sejak 2014 dan kini merambah bisnis kemitraan melalui produk unggulannya, burger bakar.

“Insya Allah, saya pribadi sangat mendukung keinginan beliau untuk menjadi Ketum Hipmi. Karena, keseriusan beliau terlihat saat pengusaha-pengusaha muda pemula di Banua ini dibimbing serta disupport dari segi ilmu wirausaha maupun segi permodalannya. Jarang sekali ada tokoh yang mmperhatikan pengusaha muda pemula terutama di Kalimantan Selatan. Pak Mardani adalah paket lengkap bagi inspirasi pengusaha-pengusaha muda. Beliau sendiri yang masih muda, mandiri, berprestasi juga konsen membimbing pengusaha-pengusaha muda di sini,” imbuh Nurul.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Erlina Syamsu, seorang Apoteker, ASN Dinas Kesehatan Kota Banjarmasin yang sekarang sedang Tugas Belajar pada S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat.

Ia mendukung majunya Mardani memimpin Hipmi ke depan. Karena menurutnya, Mardani punya semangat untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan di kalangan pemuda Indonesia khususnya di Banua Kalimantan Selatan.

Erlina juga menjelaskan bahwa kepedulian Mardani terhadap pengusaha muda di Kalimantan Selatan dapat dilihat dari banyak sekali business competition maupun event yang diadakan oleh MHM Official, wadah komunitas bisnis yang didirikan oleh Mardani.

Melalui komunitas ini, banyak sekali kegiatan dilakukan. Diantaranya: MHM Menantang Pemuda Banua Jadi Pengusaha, Kelas Menulis Kreatif, Turnamen Mobile legends, Koboy Kampus Challenge, Program Aksi Babarasih Kampung/Mewarna Kampung MHM, Warung Kopi Mahasiswa, Micro Youngpreneurs Business Training, Kampung Purun, Lomba Sambal Banjar, Lomba Modern Dance, Lomba Hias Bakul Purun, Lomba Olahan Mandai, Lomba Stand Up Comedy, Lomba Baca Puisi, Bazar UMKM Kreatif, Lomba Baulah Pupur Basah/Dingin dan lain-lain.

“Harapan saya jika Pak Mardani terpilih sebagai Ketua Umum BPP HIPMI adalah kami sebagai pengusaha muda dapat memanfaatkan information technology atau IT yang terus berkembang sehingga mensukseskan langkah kita bersama sebagai pengusaha muda yang bisa memberi manfaat bagi orang banyak,” katanya sambil menerangkan dirinya sendiri kini tengah menggeluti dan membesarkan Assyifa Baby Spa, sebuah usaha dengan memberikan pelayanan khusus bayi seperti pemanasan ringan, berenang, pijat relaksasi agar dapat mengoptimalkan tumbuh kembangnya, menstimulasi motorik kasar & motorik halus, meningkatkan daya tahan tubuh, serta relaksasi atau kenyamanan bagi bayi.

Sementara itu, bagi Oka Wakyudi, interaksi dengan Mardani telah menghadirkan kesan mendalam bagi dirinya.

Ia bercerita bahwa dirinya termasuk salah satu pemenang Program Proposal Wirausaha 2018. Waktu itu Oka mengajukan konsep bisnis di bidang pertanian modern dengan cara hidroponik.

“Dari awal saya dikasih modal Rp 20 juta dari Pak Mardani. Saya bikin pelan-pelan dan sampai saat ini, Alhamdulillah mulai mengembangkan sayap. Masih terngiang akan pesan beliau ke saya yang mengatakan kalau berbisnis itu kamu harus kuasai dari hulu hingga he hilir,” tuturnya.

Pesan Mardani dari hulu ke hilir inilah yang kini dengan konsisten diterapkan oleh Oka hingga usahanya menjadi berkembang pesat. Bahkan, meliputi hingga divisi perkebunan, penyedia peralatan pertanian hidroponik, penjualan sayur hidroponik, edukasi perkebunan hidroponik hingga jasa pembuatan perkebunan dan instalasi hidroponik.

Tak lupa, Oka mengungkapkan dukungannya ke Mardani untuk terpilih memimpin Hipmi karena menurutnya, Mardani adalah sosok muda inspiratif yang mampu menggerakkan anak muda untuk menjadi kreatif dan bersaing di era perkwmbangan zaman.

“Beliau ini sangat peduli dan ringan tangan melibatkan peran pengusaha muda dan pengusaha pemula untuk aktif mengikuti berbagai kegiatan-kegiatan bisnis, serta menantang anak-anak muda untuk berani menuangkan ide-ide bisnis melalui kompetisi semisal proposal wirausaha lengkap dengan hadiah dan modal awal serta pendampingannya sekaligus,” tukas Oka lagi.(*)

Leave a Reply

Your email address will not be published.